oke,flashback aja yah..
Kenapa semua perasaan ini hilang tak bertuan?
Kenapa semua perasaan ini tak hadir lagi?
Kenapa gak ada tangis? Kenapa tak ada rasa kehilangan?. Tapi bukankah ini yang aku inginkan?
Jawabannya ada dihati kecilku?
Cukup tenang kurasa meluapkan rasa emosi dan perasaan untuknya. "Sekarang aku tak lagi Berharap"
Aku gak tau ya kenapa,yang jelas semua ini membingungkan.
Apa karna do'a ku telah dikabulkan? Terima kasih ya ALLAH.
Semua ini aku anggap anugerah dan keajaiban.
Mungkin dibalik semua ini ada satu kedewasaan diri yang kutemukan lagi..
"dan,AKU tak PERCAYA dengan perkataanmu"
Ya sudahlah,semua akan kubiarkan mengalir. Mengalir apa adanya seperti air disungai yang terus mengalir kemuara dan bakal lepas dan bebas di laut.
Jelas kau memilih dia,ya aku tau itu. Aku gak bakal ganggu.
Ini jelas TAKDIR dan ini jelas untuk kebenaran FEELING aku.
Hari ini aku bersyukur. Kenapa? karna jujur demi apapun aku gak merasa GALAU lagi.
dan aku percaya,ALLAH itu ADIL.
Sekarang gak bakal ada yang bisa menyakiti hati ini lagi,karna aku udah tenang dengan kehidupanku yang sekarang.
Gak mungkin memang dan gak akan ada yang percaya,padahal pagi tadi aku masih menangis dan memelas.
Aku akui itu,tapi sekarang? sekarang itu semua hilang dengan sendirinya. Aku juga gak tau kenapa?!
Aku akui itu,tapi sekarang? sekarang itu semua hilang dengan sendirinya. Aku juga gak tau kenapa?!
Lebih tenang ada di pihak-nya,di dekat-nya dan lebih tenang lagi kalo kita berdo'a pada-nya.
Jujur awalnya aku gak terima,tapi sekarang aku merasa ada yang hilang waktu tiba-tiba tadi ada sakit didadaku rasanya kayak ada yang dicabut gitu. Aku kira aku mau mati,eeeh rupanya enggak abis aku rasain itu aku liat semua aktivitas dia dan cewek barunya itu.
SUMPAH!!! Aku sama sekali gak ada rasa cemburu.
Dan ini juga karna rasa jenuh untuk menunggu(BERHENTI BERHARAP).
Aku janji,mulai hari dan detik ini. Dan "aku JUGA merasa seperti orang yang baru dilahirkan"
Aku akan move on!.
Aku akan move on!.
Dan jadi seorang Ghita Zattira Ayuningtyas yang baru.
GZA

Komentar
Posting Komentar