Semakin hari semakin terbuai dengan kesendirian,semakin bersahabat dengan ketenangan dan semakin melihat jelas kesenangan tersendiri dalam semua hal.
Setiap hari kulalui dengan senyuman dan dengan bahagia,sampai disuatu saat aku terdiam ketika sosokmu lewat didepanku. Aku terdiam karena aku berfikir 'apa yang harus aku lakukan? bersikap normal?
aku belum bisa,aku takut semua mata akan menatap dan menjadikan itu semua sebagai pembicaraan'.
aku belum bisa,aku takut semua mata akan menatap dan menjadikan itu semua sebagai pembicaraan'.
Dan aku lebih memilih menatap dengan muka datar,salah jika aku menoleh ke lain arah saat aku menatapmu? aku cuma tak ingin ada salah paham,aku takut kau mengira aku masih mengharapkanmu lagi. Sekarang tidak,kau dengan kehidupanmu dan aku dengan kehidupanku!! Tak ada lagi perasaan yang aku simpan dan kau harus tau itu.
Sesaat terdiam jika aku memikirkan hal-hal indah,terkadang aku tertawa mengingat hal lucu,terkadang aku berfikir 'mengapa semua ini begitu cepat?'. Aku tidak menyalahkan waktu,aku percaya semua ini adalah takdir dan semua ini pilihanmu. Jika kau bahagia ya itu bagus!!
Aku rasa ini hal yang paling membuatku 'wow'. Baru kali ini hubunganku berakhir dengan sebuah penghianatan yang jelas ada didepan mataku,mungkin kau senang dan kau tertawa bahagia bersama dia diatas penderitaanku. Sakitnya saat aku tau semua itu gak bisa terungkapkan,mungkin kau anggap remeh tapi aku bisa memastikan 'suatu saat kau pasti juga akan merasakan sakitnya' tapi bukan dari aku.
Bukan maksud untuk mendoakan yang tidak-tidak tapi aku percaya KARMA itu ada dan terus berjalan. KARMA dan PENYESALAN itu hampir sama,datangnya selalu diakhir :)
Setiap air mata yang jatuh dari orang yang kau sakiti itulah karma yang akan hadir.
Tuhan itu adil
Aku bersyukur jika kau tak lebih lama bersamaku
Memang kita sudah tak jodoh
Tapi caramu untuk mengakhiri semua ini SALAH
Suatu saat kau pasti akan merasakan sakit seperti apa yang aku rasakan.
Tapi biasanya rasa sakitnya lebih dari yang kita perbuat.
Cukup kau tau,aku sempat berfikir hal-hal yang gilak dan bodoh saat aku merasakan sakit dihati ini. Sakitnya tak bisa terungkapkan. Dan cukup kau ingat aku perempuan dan kau punya saudara perempuan.
Aku percaya Tuhan itu adil dan Karma itu ada.
TUHAN ITU ADIL dan KARMA ITU ADA
AKU PERCAYA

bagus sekali artikelnya.. :)
BalasHapushampir sama dengan yg aku alamin :)
kembangin terus blognya yah :)
semoga sukses :)
Makasih ya,baru sekarang mau mulai ngeblog lagi :)
HapusAmin
Sdh kena karma belum dia
BalasHapusAku sudah membuktikannya....ternyata beruntung gue lepas Dari mantan ....sekarang perlahan airmataku mulai dibayar pelan2 🙏
BalasHapusAq bersyukur ahir nya bisa lepas dari nya, walau pun awal nya sangat sulit tapi aq menyadari kalau dia memang suami yang jahat, selalu berhianat setelah berkali kali di maaf kan dan sekarang aq dan dia sudah di kehidupan yang berbeda, karma selalu ada untuk penjahat
BalasHapus