Langsung ke konten utama

Hilang tanpa ada kemunafikan.

Aku ...
Aku ingin bercerita...
Tentang semua rasaku...
Rasa yang kujalani berbulan-bulan,rasa yang belum pernah kurasakan sebelumnya.
Cinta yang begitu kurasakan berbeda,tulus dari hati yang terdalam.
Tapi aku terkadang tak mampu mengontrol ego dan emosiku dan itu salah satu kekurangan yang paling susah untuk kurubah tapi,cintaku tak bisa menerimanya.

Aku selalu mengharapnya mengerti tapi dia memang tak pernah mau mencoba untuk mengerti aku..
Beribu kata cinta telah aku ucapkan tapi semua sia-sia saat hubungan ini tak lagi hangat.
Apakah aku bisa bertahan didalam keheningan ini? Atau aku hanya bisa menjaganya sampai sini?

     Sekarang semuanya terjawab jelas ketika hubungan yang aku jalani tak lagi memiliki ujung yang baik untuk dipertahankan,apa itu karna memang tak lagi bisa atau memang hanya karna ego kedua belah pihak?
Kadang memang tak ada kata terlambat untuk mengulang sesuatu kembali agar lebih baik dari yang dulu.
Tapi ketika rasa cinta sudah pudar dan mulai menghilang apakah mungkin bisa lagi untuk di hidupkan?
Seperti cinta yang mungkin sudah berubah menjadi benci dan benci berubah menjadi rasa yang tak perduli.
Ketika kita merelakan perasaan hanya demi sebuah ego yang besar,kita tampak bodoh dibuatnya.
Tak ada lagi kata yang jujur terucap dari mulut hanya sebuah kemunafikkan yang muncul.
Ketika kita bilang tak munafik,kenapa kita satu sama lain masih bisa memantau "ngeStalk" tanpa meninggalkan jejak. Ketika kita bilang kita tak peduli dan lupa mungkin itu cara kita untuk membohongi diri sendiri.

      Hati mungkin masih berkata bisa tapi ego bilang tidak,ya semuanya tampak aneh ketika kita menyadarinya.
Untuk apa kita berpura-pura tapi masih saja memantaunya dari dunia maya atau yang lain?
Pura-pura "ngeText,ngeBBM,ngeChat" dll. hanya untuk tau keadaannya.
Mungkin semua akan kita sadari ketika rasa cinta sudah pudar dan hilang di telan waktu.
Tapi sadarilah ketika kita mencintai seseorang dan hati kita merasa nyaman kita takkan bisa mengingkarinya.
Ya semuanya telah berlalu dan tak berarti lagi ketika cintaku telah pergi.
Aku hanya bisa berusaha untuk mendewasakan diriku untuk merasakan hal yang dulu kurasakan sebelum aku mengenalnya.
Aku bisa tapi tak sepenuhnya,aku masih belajar.
Belajar untuk mendewasakan diriku sendiri tanpa harus memaksakan hatiku yang kini mulai membaik tanpa ada kemunafikan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghapusmu dari ingatanku

    Dulu kita pernah bersama,dulu kau menjadi bagian hidupku! tapi sekarang berbeda,tak ada lagi KITA,tak ada lagi TANGGAL itu,dan tak akan pernah ada lagi kata SAYANG yang akan terucap dari bibirku untukmu.     Dulu aku hanyalah perempuan polos yang bodoh karna

Berawal dari RADIO

Ingat saat pertama x kau bilang kata I LOVE YOU . saat itulah aku mulai merasakan rasa bahagia :) perkenalan kita dimulai saat aku mempromosikan nomor hpku di radio(bukan berarti aku gak laku tapi aku cuma sekedar ingin mendapatkan teman SMSan aja) di pertengahan tahun 2009. setelah beberapa minggu berlalu,

Harapan itu Hancur!!!

Aku terlalu banyak berharap dan aku terlalu banyak bermimpi Hingga suatu saat semua harapan dan mimpiku hancur,hancur tanpa bisa aku menerimanya Apa aku salah telah memberikan seluruh perasaanku kepadanya? Apa aku salah telah membangun sebuah harapan kecil bersamanya? aku tak tahu.. Hingga kemarin dia