Langsung ke konten utama

Positive thinking

   Kadang ketika kita mencintai seseorang kita gak akan pernah sekalipun berfikir kapan kita akan berhenti ataupun terpaksa berhenti untuk mencintai orang itu.
   Seakan buta ketika membisu,bius cinta yang mungkin tumbuh semakin dalam membuat kita gak akan pernah menyadari jika kita mencintai orang yang salah.

  Mungkin kita juga bingung dengan perasaan itu,ketika kita harus terpaksa berhenti mencintai seseorang akan terasa begitu sakit. tapi percayalah setiap sakit yang kita terima maka kebahagianpun akan perlahan datang.
   Kadang kita juga terlalu mendramatisir masalah yang sedang kita hadapi,seakan kita mati jika tyak ada orang yang sempat kita cintai.
   Aku juga berfikir seperti itu dulu,tapi sekarang semuanya berubah drastis semuanya indah ketika aku merasa bebas dan lepas dari orang yang dulu aku kira adalah orang yang terakhir dalam hidupku.
   Aku mungkin merasakan segala yang ada dalam hatiku dan mempercayainya tapi ketika aku berusaha untuk mempercayai orang itu,dia menyianyiakan semuanya. Membuatnya semuanya hilang termasuk rasa percayaku dan sekarang aku percaya bahwa mungkin dia bukan untukku.
    Mungkin bukan untuk saat ini dan kita gak akan pernah tau siapa jodoh kita,so jangan pernah mencaci mantan biasakan mendewasakan diri & positive thinking.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghapusmu dari ingatanku

    Dulu kita pernah bersama,dulu kau menjadi bagian hidupku! tapi sekarang berbeda,tak ada lagi KITA,tak ada lagi TANGGAL itu,dan tak akan pernah ada lagi kata SAYANG yang akan terucap dari bibirku untukmu.     Dulu aku hanyalah perempuan polos yang bodoh karna

Berawal dari RADIO

Ingat saat pertama x kau bilang kata I LOVE YOU . saat itulah aku mulai merasakan rasa bahagia :) perkenalan kita dimulai saat aku mempromosikan nomor hpku di radio(bukan berarti aku gak laku tapi aku cuma sekedar ingin mendapatkan teman SMSan aja) di pertengahan tahun 2009. setelah beberapa minggu berlalu,

Harapan itu Hancur!!!

Aku terlalu banyak berharap dan aku terlalu banyak bermimpi Hingga suatu saat semua harapan dan mimpiku hancur,hancur tanpa bisa aku menerimanya Apa aku salah telah memberikan seluruh perasaanku kepadanya? Apa aku salah telah membangun sebuah harapan kecil bersamanya? aku tak tahu.. Hingga kemarin dia